Pendeta

Dari Pendeta
Selamat datang di situs Pendeta.co!
Situs Top Pendeta secara khusus dihadirkan bagi Anda untuk memberikan informasi terpilih dari berbagai sumber di internet maupun media yang lain. Kami berharap dengan sajian kami di situs ini, Anda tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk berselancar. Anda dapat menemukan bahan-bahan pilihan yang Anda cari di sini.

Apakah pendeta itu? Pendeta adalah seorang pemuka/pemimpin agama atau jemaah (agama Hindu atau Protestan); rohaniwan; guru agama. Tugas pendeta ada banyak, antara lain: mengajarkan firman Tuhan, memberi konseling kepada jemaat, memimpin ibadah, dan menggembalakan jemaat.

Oleh karena itu seorang pendeta harus:

  • Memiliki kearifan rohani. 1 Timotius 4:1-5
  • Memberi petunjuk yang jelas tentang ajaran sesat. 1 Timotius 4:6, 7
  • Memperhatikan nilai kesalehan. 1 Timotius 4:8-10
  • Menjadi teladan bagi jemaat. 1 Timotius 4:11-15
  • Mengatur prioritas yang tepat. 1 Timotius 4:16
  • Berhati-hati memperlakukan orang lain. 1 Timotius 5:1-22
  • Menyiagakan kesehatan yang baik. 1 Timotius 5:23

Serba-serbi tentang Pendeta

1.Apa asal-usul dari gelar atau sebutan "Pendeta" (Reverend) yang dipakai untuk para pelayan Injil?

Asal-usulnya tidak jelas. Kata itu diketahui telah dipergunakan sejak abad XIII. Kata itu merupakan gelar yang diakui pada zaman Reformasi. Kaum Puritan memakainya dan Richard Baxter menyapa rekan sekerjanya dalam pelayanan dengan sebutan "Reverend Brethren" ("Saudara Pendeta)." Dalam gereja mula-mula para pendeta ditunjuk sebagai "pemimpin." Sebutan "pendeta," yang dipakai kemudian, mengacu kepada sifat dari jabatan, bukan kepada individu. Sebutan itu mengangkat atau menilai tinggi pekerjaan itu bukan pekerjanya. Ketika menyebut dirinya sendiri sebagai rasul, Paulus memuliakan pelayanannya (Rm. 11:13) dan ini, dipahami dengan benar dalam konteks kata "pendeta," yang bagaimanapun rendah pekerja itu, namun menghormati kerja keras yang dilakukan dengan mata hanya tertuju kepada kemuliaan Allah dan keselamatan manusia.

2.Dapatkah kebiasaan penetapan gaji bagi para pendeta dipertahankan menurut ajaran Perjanjian Baru?

Menurut peraturan dalam Kitab Imamat persediaan yang tepat diadakan untuk biaya hidup para imam dan guru-guru dalam gereja Yahudi, tetapi hal ini sama sekali tidak dikenal dalam Jemaat Kristen mula-mula. Bagaimanapun, hal ini dengan jelas dinyatakan secara tidak langsung di berbagai ayat dalam Perjanjian Baru, bahwa gereja wajib memelihara guru-guru agamanya (lih. Mat. 10:10; I Kor. 9:14). Pada zaman para rasul pemeliharaan ini termasuk penyediaan keperluan pribadi mereka yang dekat (II Kor. 11:7, 8 dan Flp. 4:16-18). Pada masa-masa awal itu gereja hanya memiliki sedikit harta atau bahkan tidak memiliki, tetapi kemudian hari diadakan persediaan (pemberian) khusus untuk menopang para rohaniwan atau orang kudus. Ini termasuk biaya untuk berbagai pelayanan khusus, buah sulung, persembahan sukarela yang barangkali menambah sedikit uang saku yang diambil dari perbendaharaan gereja. Perjanjian Baru tidak menetapkan peraturan khusus mengenai pokok ini. Beberapa orang menganggap hukum Yahudi kuno sebagai preseden (contoh). Sangat jelas, bahwa pada zaman rasul-rasul pun ada satu prinsip yang diakui bahwa "seorang pekerja patut mendapat upahnya" (I Tim. 5:18). Pada zaman kita, sebuah jemaat atau gereja akan dianggap sangat tidak menghargai pesan Allah, jika mereka tidak menunjang pendetanya sendiri.


3.Apa alasannya kita menghormati dan mempercayai para pendeta?

Dalam I Tesalonika 5:12, 13 Rasul Paulus meminta agar jemaat menghormati dan mempercayai para pemimpin gereja - para gembala sidang, penatua dan pengajar. Jemaat harus mengakui jabatan mereka dan menghormati mereka, memperhatikan nasihat mereka dan menanggapi permintaan mereka akan bantuan materi bagi pekerjaan Tuhan. Jemaat di Tesalonika diorganisir belakangan; beberapa pendetanya barangkali adalah orang baru bagi gereja itu, dan Paulus mendesak agar mereka diterima dengan ramah. Mereka adalah pekerja yang dipilih khusus untuk bekerja di kebun anggur Tuhan dan berhak, seandainya tidak ada alasan lain karena mereka telah dipilih untuk menduduki posisi-posisi penting dan tanggung jawab seperti itu dalam pelayanan Injil dan bekerja bagi keselamatan jiwa-jiwa, sehingga harus dihormati dengan penuh kasih dan didukung dengan tulus. Yang terpenting, mereka semestinya diterima "karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri" (Yoh. 14:11). Nasihat ini seharusnya diterima oleh banyak jemaat dengan bermanfaat ketika berhubungan dengan pemimpin rohani yang baru yang datang di antara mereka.

4.Apakah para pendeta dibenarkan untuk memakai bahasa "slang" (bahasa tak resmi kelompok-kelompok sosial tertentu) dan bahasa percakapan sehari-hari ketika melakukan pelayanan mimbar?

Jika Kristus benar dan jika keyakinan yang diakui semua gereja Injili di negara kita benar, yakni bahwa manusia memiliki unsur rohani yang tidak dapat dibinasakan oleh waktu maupun maut, maka dalam hal itu satu fakta yang selalu harus lebih tinggi daripada fakta lain: jiwa atau unsur rohani dari manusia - apa pun namanya menurut Anda - harus dibangunkan kepada kesadaran seperti ini: "takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang" (Pkh. 12:13). Dalam pengertian kristiani ada satu hal mirip terang matahari yang mutlak mengungguli terang dari jutaan bintang, dan itu adalah ini: keselamatan kekal jiwa manusia. Seandainya itu tidak benar, maka kepercayaan yang diakui semua gereja Injili hanyalah olok-olok, dan ajaran-ajaran Yesus Kristus hanyalah khotbah-khotbah tak berguna. Tetapi jika ini benar, maka khotbah-khotbah yang sangat produktif membawa banyak orang pada kesadaran ini, dilihat dari kaca mata apa pun, adalah khotbah paling bagus. Ketika seorang pemberita Injil menyampaikan khotbahnya dengan kuasa dan keberanian mengenai kejahatan-kejahatan pada zamannya, tidak diragukan dia sedang melakukan kewajibannya sebagai hamba Kristus, seperti pemahamannya akan kewajiban itu. Pertempuran melawan dosa bukan dilakukan dengan sarung tangan kulit atau memakai ucapan-ucapan yang dikemas secara sopan atau dalam kalimat-kalimat yang anggun. Paulus dan Silas, ketika berkhotbah di Tesalonika dan dituduh "mengacaukan seluruh dunia" (Kis. 17:6), menghadapi kritik yang sama dihadapi oleh beberapa pengkhotbah dan penginjil modern. Pengkhotbah dan penginjil yang tidak pernah menyalakan api atau membangkitkan perlawanan, adalah seorang hamba yang acuh tak acuh. Kita sekarang membutuhkan pengkhotbah yang bersemangat dan memiliki kesungguhan di mimbar, bahkan lebih daripada kemampuan berkhotbah maupun penguasaan seni pidato. Kesederhanaan dan keterusterangan, kekuatan dan kelembutan, rayuan yang bersemangat yang kuat dan himbauan penuh kerendahan hati - masing-masing memiliki perannya sendiri. Perkataan Luther digambarkan sebagai "separo dari pertempuran" dalam intensitas dan kekuatannya; Weaver menggunakan logat "lubang perbaraan"; Jerry McAuley menggunakan logat penjara dan lingkungan kumuh, sementara Sunday menggunakan logat "lapangan bola" dan logat orang awam yang sembrono. Ada saat-saat ketika para pendeta atau penginjil modern merasa bahwa dia sedang berhadapan dengan seorang lawan, dan untuk menghadapinya dia kadang-kadang perlu ali-ali Daud, yang sederhana dan kerikil kasar dari kali. Allah dengan hikmat-Nya memakai bermacam-macam alat untuk menjangkau hati manusia, dan orang banyak digerakkan serta dimenangkan melalui cara-cara yang tidak efektif dan bahkan mengusir yang lain. Ujian sebenarnya terletak pada hasil pekerjaan itu. Jika cara itu diterima dan jiwa-jiwa dimenangkan, siapa yang akan menentangnya?


7 Top Situs Kumpulan Khotbah

Pelayanan pendeta tidak bisa dipisahkan dengan khotbah. Agar para jemaat bertumbuh secara iman, khotbah seorang pendeta harus berkualitas dan berdasar pada ajaran Alkitab. Ini adalah nama situs yang menyediakan kumpulan khotbah bermutu yang layak Anda kunjungi.


Delapan Situs Pendeta Besar

Seorang pendeta seyogianya mampu mengikuti perkembangan zaman. Oleh karena itu, seorang pendeta sebaiknya memiliki situs sebagai sarana pelayanannya. Inilah 8 top situs pendeta.

  1. http://www.mangapulsagala.com/
  2. http://www.glministry.com/
  3. []
  4. []
  5. []
  6. []
  7. []
  8. []


10 Pendeta sekaligus Penulis Buku Terlaris

Pendeta ternyata tidak hanya mampu menggembalakan umat di gereja. Mereka juga bisa menjadi gembala melalui buku-buku yang mereka tulis. Inilah beberapa nama pendeta pilihan yang menelurkan buku-buku terlaris yang berkualitas.

Pendeta di Indonesia

  1. Pdt. Daniel Alexander
  2. Pdt. Eka Darmaputera, Ph.D.
  3. Pdt. Julianto Simanjuntak
  4. Pdt. Obaja Tanto Setiawan
  5. Pdt. Paul Gunadi
  6. Pdt. DR. P. Octavianus
  7. Pdt. Robby Chandra
  8. Pdt. Yakob Susabda
  9. Pdt. Dr. Yakob Tomatala
  10. Pdt. Yohan Candawasa, S.Th

Pendeta di luar negeri

  1. Billy Graham
  2. Dr. Thomas Stanley
  3. Bishop Jakes
  4. Rick Warren
  5. Neil T. Anderson
  6. Luis Palau
  7. Lee Strobel
  8. John Piper
  9. Charles R. Swindoll
  10. Max Lucado

Artikel menarik tentang hamba Tuhan sebagai pendeta


Milis Pendeta

Apakah Anda senang bergabung dengan milis? Berikut ini adalah milis yang dianggotai oleh para pendeta.

Jika Anda ingin mengikuti kabar terbaru dari pendeta, simak saja di Facebook mereka.

  1. Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo
  2. Rev. Billy Graham
  3. Ev. Decky Pendowo
  4. Pdt. Obaja Tanto Setiawan